THE BIG SHORT: F*** Da System!

The Big Short (2015)
The Big Short (2015)

Genre: Biography, Black Comedy, Drama | Director: Adam McKay | Duration: 130 minutes

THIS REVIEW CONTAINS MINOR SPOILER.

 “It ain’t what you don’t know that gets you into trouble. It’s what you know for sure that just ain’t so.” –Mark Twain

Terkadang, hal yang kita tahu dengan pasti, adalah hal yang dapat mengantarkan kita kepada masalah. Menutup mata demi sesuatu yang kita yakini untuk terus menjadi benar, sehingga tidak melihat adanya kemungkinan buruk terjadi. Contohnya, yakin bahwa perekonomian pada sektor properti terus berada dalam keadaan stabil dan tidak akan mengalami kerugian besar-besaran.

“The Big Short”, adalah film mengenai krisis finansial di Amerika Serikat pada tahun 2008, disebabkan oleh kerugian perdagangan surat-surat berharga properti yang pada awalnya dianggap sebagai investasi menguntungkan bagi dunia perbankan. Dirilis 11 Desember 2015, film ini diadaptasi dari buku berjudul serupa, karya Michael Lewis. Memberikan tiga kisah mengenai orang-orang yang mencoba mengambil keuntungan dari rapuhnya sistem perdagangan surat-surat berharga tersebut.

First Story: Michael Burry, M.D
First Story: Michael Burry, M.D. (Christian Bale)

Kisah pertama, Michael “Mike” Burry, M.D. (Christian Bale), seorang manajer investasi lulusan kedokteran yang anti-sosial, gemar mendengarkan musik metal, dan nyeleneh. Ia adalah orang yang pertama kali menyadari bahwa terdapat kejanggalan dari investasi perdagangan surat berharga properti. Mike kemudian mengajukan “bet against” (bertaruh melawan) terhadap surat berharga tersebut.

Story #2: Jared Vennett (Ryan Gosling)
Story #2: Jared Vennett (Ryan Gosling)
Story #2 Featuring: Mark Baum
Story #2 Featuring: Mark Baum (Steve Carell)

Kedua, Jared Vennett (Ryan Gosling), seorang bankir dan trader, ia mendapatkan informasi mengenai ‘perlawanan’ terhadap surat berharga yang dilakukan oleh Mike. Menganggap itu bisa menjadi sebuah keuntungan besar, ia lalu menawarkan hal serupa kepada Mark Baum (Steve Carrell), seorang manajer investasi. Mark yang sudah memiliki kebencian terhadap sistem pun kemudian melakukan penelusuran bersama timnya – Danny Moses (Rafe Spall), Porter Collins (Hamish Linklater), dan Vinny Daniel (Jeremy Strong), untuk mencari tahu apakah yang dikatakan oleh Jared adalah benar atau hanya tipuan.

Story #3 Featuring: Ben Rickert (Brad Pitt)
Story #3: Ben Rickert (Brad Pitt)
Story #3: Charlie Geller (John Magaro) and Jamie Shipley (Finn Wittrock)
Story #3 Featuring: Charlie Geller (John Magaro – right) and Jamie Shipley (Finn Wittrock – left)

Terakhir, kita diperkenalkan oleh Charlie Geller (John Magaro) dan Jamie Shipley (Finn Wittrock), dua trader amatir yang ingin mendapatkan panggung di Wall Street. Namun, penolakan terus-menerus mereka dapatkan. Hingga mereka menemukan proposal tentang tawaran yang dilakukan Jared dan Mike. Charlie dan Jamie meminta bantuan Ben Rickert (Brad Pitt), seorang eks banker yang telah muak dengan profesi yang dulu ia jalani.

***

Berdurasi selama 130 menit, tidak menjadikan “The Big Short” sebuah film biografi dengan alur membosankan. Para karakter utama dari ketiga kisah di atas memiliki agendanya masing-masing, mulai dari usaha mencari kebenaran akan runtuhnya perekonomian di negeri Paman Sam, hingga konflik yang mereka hadapi. Sutradara Adam McKay, beserta kru, sanggup untuk terus menjaga ketegangan sepanjang film, dan konfliknya pun juga terus berkembang. McKay memanfaatkan penggunaan alur linear dengan baik, walaupun tanpa mempertemukan semua tokohnya dalam satu adegan.

Mark Baum's Team
Mark Baum’s Team

“The Big Short” adalah film padat dialog, ditambah alurnya yang melompat-lompat, maka wajar apabila penonton terkadang merasa tertinggal mengikuti cerita. Hal ini sepertinya disadari oleh para penulis naskah bahwa film biografi yang mereka garap mungkin saja ditonton oleh orang yang awam istilah-istilah dunia perbankan. Untuk itu, disisipkanlah beberapa cameo yang ‘bertugas’ menjelaskan istilah-istilah rumit ala Wall Street secara apik, menggunakan ilustrasi sehingga mudah dipahami oleh penontonnya. Tentu saja, dialog komedi tidak lupa diikutsertakan, setidaknya untuk memberi jeda agar penonton tidak terus-terusan dibuat tegang dan berpikir.

Another Scene

Penggunaan teknik kamera dari film ini sungguh menarik perhatian, menggunakan teknik hand-held camera pada mayoritas adegannya, sehingga menciptakan kesan “real” serta atmosfir menegangkan. Kita juga dapat melihat jelas ekspresi dan emosi yang dituangkan para karakter lewat sorotan secara close-up. Sisi menarik lainnya adalah pemanfaatan footage sebagai penggambaran mengenai peristiwa atau fenomena apa saja yang terjadi pada masa itu.

Another Scene 3

“It’s possible that we are in a completely fraudulent system.” – Michael Burry

Kisah dari sudut pandang Mark Baum menjadi kunci utama dalam menguak seberapa jauh penduduk Amerika dicurangi oleh sistem perekonomian pada waktu itu. Bagaimana Mark Baum mengirim timnya untuk menelusuri para pemilik rumah, melakukan perbincangan dengan agen properti, para broker, serta salah satu pemilik surat berharga. Adegan-adegan tersebut lalu disusun sedemikian rupa sehingga menunjukkan bahwa investasi perdagagan surat berharga properti adalah sebuah bom waktu.

Another Scene 2

Meskipun akhir cerita sudah dapat diprediksi, hal ini tidak mengurangi apresiasi terhadap “The Big Short”. Penyampaian permasalahan utama dilakukan dengan cerdas dan emosional, namun tetap terasa asik untuk dinikmati. Tidak terkesan menggurui namun juga menambah wawasan tentang ilmu perekonomian, serta selipan pesan moral bahwa tindakan yang dilakukan tanpa pikir panjang akan merugikan banyak pihak. “The Big Short” adalah sebuah karya adaptasi yang cadas dan apa adanya. Tidak heran bila film ini menyabet penghargaan Academy Award sebagai Best Adapted Screenplay.


If you have your own interpretation or just want to make a comment about the film or my review, kindly share your thoughts below!

Your feedback is all that I need.

Advertisements

One thought on “THE BIG SHORT: F*** Da System!

SHARE YOUR THOUGHTS!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s